Showing posts with label papua. Show all posts
Showing posts with label papua. Show all posts

Wednesday, June 17, 2015

Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2015

Festival Biak Munara Wampasi (Festival BMW) akan digelar pada 1-4 Juli 2015 mengambil tempat di Kampung Mnurwar, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat Anda ikuti seperti penangkapan ikan secara adat (snap mor), menyelam, lomba foto bawah laut, Padaido Island Tour, Biak Exotic Tour, apen bayeren, dan juga akan ada pameran anggrek dan handricraft.

Snap mor adalah acara yang jangan dilewatkan dalam festival ini, yaitu tradisi menangkap ikan menggunakan peralatan tradisional sepanjang 1 km oleh warga suku Biak. Sebelumnya selama beberapa periode warga akan bersepakat tidak mengambil ikan di laut dengan gantinya warga akan berkebun dan hasil panennya dihidangkan saat snap mor berlangsung.

Sebelum hari pelaksanaan, malam hari warga akan melepaskan jaring dan esoknya saat air laut surut (0,1 meter) maka ikan akan terperangkap kemudian warga secara bersama akan menangkapnya menggunakan peralatan tradisional. Alat dimaksud diantaranya seperti kelawai, sumpit, dan keranjang nilon.

Setelah hasil tangkapan diperoleh maka warga dari suku setempat akan menyiapkan tungku api untuk dimasak bersamaan dengan hidangan hasil kebun yang dibakar dengan cara tradisional (keladi barapen). Acara snap mor akan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2015 sejak pukul 08.00 hingga selesai. Anda yang ingin ikut serta dapat mendaftar dengan biaya Rp150.000,-.

FBMW.pngg


Apen beyeren juga akan hadir memeriahkan Festival Biak Munara Wampasi, yaitu upacara tradisional dimana warga akan berjalan di atas bara api (batu atau bongkahan karang) dengan suhu mencapai 3600. Acara ini juga menampilkan tarian wor yang dilakukan warga suku setempat. Anda dapat melihat Apen beyeren di Museum Cendrawasih Biak dimana acara akan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2015 dan tidak dipungut biaya.

Diving dan snorkling akan melibatkan operator lokal uang siap menyuguhkan banyak spot diving yang memukau seperti di Catalina Wreck, Wundi Cave, dan juga Rasi Wreck. Acara ini akan dilangsungkan pada Kamis, 2 Juli 2015 dan untuk pendaftaran silakan menghubungi Abetto (085254072014).

Padaido Island Tour akan mengajak menyambangi gugusan Kepulauan Padaido yang akan dilaksanakan pada Kamis, 3 Juli 2015 dengan biaya Rp150.000,- (dewasa) dan Rp75.000,- (anak-anak). Ada banyak titik menyelam menarik di Kepulauan Padaido sekaligus menjadi lokasi mancing favorit. Di sana berdiam berbagai jenis ikan dengan kedalaman mencapai 1.000 meter dan perairannya terbilang tenang.

Biak Numfor merupakan pulau terluar Indonesia di Laut Pasifik pulau terbesar di antara rantai kepulauan kecil di pesisir utara Papua. Selain memiliki ikatan sejarah istimewa dengan Perang Dunia II, Perairan di sekitar Biak Numfor memiliki kekayaan bahari yang melimpah. Pulau terbesar di antara rantai kepulauan kecil di utara Pulau Papua itu memiliki lahan budidaya laut mencapai 9,9 juta hektare dan lahan budidaya pantai 42 ribu hektare. Lahan tersebut mampu menghasilkan ikan laut 1,5 juta ton per tahun dan hasil tambak 1,6 juta ton per tahun.

Festival-biak-munara-wampasi.jpg


Gugusan Kepulauan Biak tertutup oleh hutan hujan yang menyimpan jumlah terbanyak spesies burung endemik. Selain itu, ada banyak sekali jenis flora di dalam hutan hujan tropis pulau Biak sendiri, termasuk variasi pepohonan dan vegetasi rawa mangrove yang rimbun.

Beraneka tujuan wisata bahari memikat dapat Anda temukan di Biak. Sebut saja Pantai Barito, Pantai Parai, dan Pantai Bosnik. Kabupaten Biak Numfor di Pulau Biak dapat dijangkau dari berbagai daerah di Indonesia dengan memanfaatkan penerbangan ke Bandara Frans Kaisiepo (Maskapai Garuda dan Sriwijaya). Di Biak, tersedia di beberapa penginapan dan waktu seminggu cukup untuk menjelajahi beragam keindahan memukau di sana.

Informasi dan keterangan silakan hubungi pihak berikut.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Numfor
Jalan Moh. Yamin No. 58, Biak, Papua
Telp. +62 98121663
www.biaknumfortourism.tumblr.com

Sumber : www.indonesia.travel

Monday, June 15, 2015

festival danau sentani 2015

Cinta Indonesia - Danau Sentani kembali mengundang wisatawan untuk hadir dalam kemeriahan acara Festival Danau Sentani (FDS) 2015. Agenda pariwisata yang telah digelar sejak 2007 ini akan berlangsung pada 19-23 Juni 2015. Pusat kemeriahan festival akan berlangsung di Dermaga Sentani, Kawasan Wisata Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Meskipun festival ini rutin diadakan tiap tahun namun wisatawan dipastikan tidak akan bosan karena selalu ada yang berbeda dalam perhelatannya. Diharapkan festival ini akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Papua. Tahun ini FDS mengangkat tema “Budayaku Sejahteraku” (My Culture My Prosperous) merupakan ekspresi dari kecintaan terhadap sesama manusia melalui penguatan karakter budaya yang diimplementasikan dalam norma kehidupan yang damai.

festival-danau-sentani-papua.gif


Festival Danau Sentani (FDS) 2015 akan menghadirkan pertunjungan seni tari dan musik tradisional, pameran kuliner tradisional, dan kerajinan rakyat meliputi pameran benda-benda budaya, kerajinan batu cycloops, aksesoris, literatur budaya dan hasil-hasil pembangunan. Ada juga promosi wisata dan tour wisata di Danau Sentani, overland tour dan diplomatic tour. Selain itu, akan ada pemecahan Rekor MURI untuk Tebar Benih Nila 1 Juta Ekor, Kerja Bakti Massal 10.000 orang, Pembersihan Danau Sentani (Save Sentani Lake), juga Bursa Batu Cycloop (Save Cycloop Mountain).

Atraksi yang paling menarik adalah iring-iringan tarian di atas perahu (isolo) dari perwakilan 24 kampung di Danau Sentani yang mengambil titik awal bergerak di Pulau Asei Besar yang dipercaya sebagai pulau tertua di Danau Sentani.

Di hari pertama festival, Anda dapat menyaksikan berbagai kemeriahan mulai dari pagelaran budaya, pameran, dan berbagai lomba seperti FunBike, Fotografi, Lomba cipta Cenderamata, Lomba Cipta Burung Cenderawasih Imitasi, Yospan, Folksong, dan Suling Tambur. Akan ada pula perlombaan renang dan panahan yang melibatkan masyarakat langsung.

Danau-Sentani-Festival.jpeg


Anda juga dapat melihat ratusan pemuda menari di atas perahu berhiaskan daun kelapa. Mengenakan baju adat, mereka akan menari sembari membawa hasil panen dan binatang buruan. Setelah dua kali mengelilingi danau, mereka akan turun dari perahu sembari terus menari dan bersorak sorai dan menari di panggung utama di dermaga yang ada di Pantai Kalkhote. Ini merupakan acara puncak di hari pembuka dan ciri khas Festival Danau Sentani.

Di hari kedua, akan ada rangkaian pelantikan Ondoafi, yaitu upacara pembayaran kepala adat yang merupakan perhelatan langka di Indonesia. Berikutnya, selama acara festival akan diikuti pula promosi daya tarik wisata Papua bersama promosi PON 2020 dimana Papua akan menjadi tuan rumahnya. Penyelenggaraan FDS 2015 dimaksudkan untuk mempromosikan potensi seni budaya dan obyek wisata, pelestarian seni budaya dan ekosistem Kabupaten Jayapura serta untuk menggerakan ekonomi daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura.

Danau Sentani adalah danau terbesar di Provinsi Papua, dengan luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 m dpl. Danau ini terletak di Kabupaten Jayapura, dikelilingi 21 pulau kecil yang indah dan menyokong 24 desa yang bertengger di sekitarnya dengan orang-orang yang ramah dan kreatif mencipta kerajinan tangan terbaik di Tanah Papua.

Danau Sentani juga memilki ikatan sejarah dengan Perang Dunia II dimana dahulu merupakan tempat pelatihan untuk pendaratan pesawat amfibi. Landasan ini dibangun oleh Tentara Pendudukan Jepang yang kemudian diambil alih oleh Angkatan Darat AS tahun 1944 dibawah pimpinan Jenderal McArthur.

Sumber : Wonderfull Indonesia

Tuesday, June 9, 2015

warisan kebudayaan tak benda indonesia yang di akui dunia

warisan kebudayaan tak benda indonesia yang di akui dunia telah ditetapkan oleh UNESCO World Heritage Committee masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia (The World Heritage Sites). UNESCO (UNESCO’s World Heritage Sites) adalah sebuah tempat khusus (misalnya hutan, pegunungan, danau, gurun pasir, bangunan, kompleks, atau kota) yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee, Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat atau budaya atau benda yang berarti.

Indonesia_in-the-world.jpg

pada post sebelumnya telah di tulis ketujuh tempat wisata indonesia diakui dunia, pada tutorial kali ini enam budaya tak benda di indonesia yang di akui oleh dunia, yaitu :

1. Wayang (Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity, 2003).

Wayang.jpg


Wayang diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia pada tahun 2003. Wayang sebagai “Karya Agung Budaya Dunia” yang diakui oleh UNESCO bukan hanya wayang Jawa tapi wayang Indonesia, termasuk wayang Bali, wayang golek Sunda, wayang Lombok, dll. Cerita-cerita yang dimainkan berkisah tentang dewa-dewi, persilatan, percintaan dan kepahlawanan yang pertunjukkannya selalu diiringi dengan musik gamelan. Tahun 1950-1960-an adalah puncak kejayaan wayang yang diakui para peneliti Barat, sebagai seni pertunjukan terindah di dunia.

2. Keris (Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity, 2005).

keris.jpg


UNESCO menyatakan Keris sebagai “Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity” pada tanggal 25 November 2005. Keris merupakan senjata tradisional Indonesia yang diyakini mengandung kekuatan supranatural. Raja-raja di nusantara menjadikan keris menjadi senjata pusaka. Keris telah digunakan sejak abad ke-9 dibuat dengan logam dan gagangnya dibuat dari tulang, tanduk atau kayu.

3. Batik (Representatif List of The Intangible Cultural Heritage of Humanity, 2009)

batik-tulis.jpg


Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) pada tahun 2009. Batik dihasilkan dengan proses penulisan gambar atau ragam hias pada media apapun dengan menggunakan lilin panas dengan menggunakan canting. Batik biasanya digambar pada kain katun dan sutra. Kesenian batik telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya.
Indonesia menjadikan setiap tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional

4. Angklung (Representative List of The Intangible Cultural Heritage of Humanity, 2010).

angklung.jpg


Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu). Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.

5. Tari Saman (Masterpiece of The Oral and Intagible Heritage of Humanity, 2011).

tari-saman.jpg


Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian Saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tari Saman dari Gayo Lues dan sekitarnya di Provinsi Aceh resmi diakui dan masuk dalam daftar warisan budaya tak benda yang memerlukan perlindungan mendesak UNESCO, pada Sidang akbar tahunan yang dihadiri lebih dari 500 anggota delegasi dari 69 negara, LSM internasional, pakar budaya dan media di Bali pada 22 sampai 29 November 2011 lalu.

6. Noken (Representatif List of The Intangible Cultural Heritage of Humanity, 2012).

noken-papua.jpg


Noken yaitu tas tradisional masyarakat papua yang dibawa dengan menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu. Sama dengan tas pada umumnya tas ini digunakan untuk membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari. Karena keunikannya yang dibawa dengan kepala, pada 6 desember 2012, noken khas masyarakat Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO.

Sumber : http://blog.travelkota.com/warisan-karya-budaya-tak-benda-indonesia-untuk-dunia

Monday, June 8, 2015

inilah ketujuh tempat di indonesia diakui sebagai keajaiban dunia

Tujuh tempat di Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO World Heritage Committee masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia (The World Heritage Sites). UNESCO (UNESCO’s World Heritage Sites) adalah sebuah tempat khusus (misalnya hutan, pegunungan, danau, gurun pasir, bangunan, kompleks, atau kota) yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee, Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat atau budaya atau benda yang berarti.

Ketujuh tempat di Indonesia yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia tersebut meliputi 4 situs alam dan 3 situs budaya. Keempat situs alam yang termasuk Situs Warisan Dunia (World Heritage) meliputi Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Lorentz, dan Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera. Sedangkan 3 situs budaya di Indonesia yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia meliputi Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Situs Manusia Purba Sangiran.

Indonesia_in-the-world.jpg

1. Candi Borobudur (Borobudur Temple Compounds)
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga Hanyu Pinyin (pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.

Candi Borobudur Indonesia, ditetapkan sebagai Warisan Dunia (Situs Budaya) pada tahun 1991. Merupakan candi Budha yang berasal dari abad ke-8 dan 9. Candi ini tersusun dalam tiga tingkatan yang meliputi dasar piramida dengan lima teras persegi konsentris, batang kerucut dengan tiga platform sirkular dan, dan sebuah stupa besar di bagian atas. Dinding candi dihiasi dengan relief yang luasnya mencapai 2.500 m 2.. Candi Borobudur ditemukan pertama kali pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Candi ini sudah mulai dipugar pada masa Hindia dan pada tahun 1970-an dipugar total dengan melibatkan UNESCO.

borobudur.png


2. Candi Prambanan (Prambanan Temple Compounds)
Candi Prambanan, DI. Yogyakarta, Indonesia ditetapkan sebagai Warisan Dunia (Situs Budaya) pada tahun 1991. Candi yang dibangun pada abad ke-10 ini adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara yang ditemukan pertama kali oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda pada tahun 1733. Candi ini terdiri atas 8 candi utama dan lebih dari 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti merupakan persembahan kepada tiga dewa Hindu yaitu Siwa (sang Penghancur), Wisnu (sang Pemelihara) dan Brahma (sang Pencipta).

prambanan.png


3. Taman Nasional Komodo (Komodo National Park)
Taman Nasional Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, Indonesia, ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia (Situs Alami) pada tahun 1991. Taman Nasional Komodo merupakan sebuah kawasan yang terdiri atas pulau-pulau vulkanik yang terdiri atas 3 pulau besar (Komodo, Rinca, dan Padar) seluas 603 km2 (luas daratan). Di kawasan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional pada tahun 1980 ini dihuni oleh Biawak terbesar, biawak komodo. Taman Nasional Komodo saat ini juga menjadi finalis New 7 Wonders of Nature.

Komodo.jpg


4. Taman Nasional Ujung Kulon (Ujung Kulon National Park)
Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten dan Lampung, Indonesia, ditetapkan oleh UNESCO sevagai Situs Warisan Dunia (Situs Alam) pada tahun 1991. Taman Nasional Ujung Kulon seluas 1,203 km² konon merupakan daerah pertanian yang kemudian hancur lebur dan musnah penduduknya ketika gunung Krakatau meletus pada 27 Agustus 1883 yang kemudian merubah kawasan ini menjadi hutan. Taman Nasional ini menjadi habitat berbagai satwa dan flora termasuk badak jawa yang merupakan mamalia terlangka di dunia. Di kawasan ini juga menjadi habitat alami kokoleceran, tumbuhan yang menjadi maskot provinsi Banten.

Ujungkulon.jpg


5. Taman Nasional Lorentz (Lorentz National Park)
Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia. Dengan luas wilayah sebesar 25.000 km² Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman ini masih belum dipetakan, dijelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya. Pada 1999 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.Wilayahnya juga terdapat persediaan mineral, dan operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini. Ada juga Proyek Konservasi Taman Nasional Lorentzyang terdiri dari sebuah inisiatif masyarakat untuk konservasi komunal dan ekologi warisan yang berada di sekitar Taman Nasional Loretz ini.

Dari tahun 2003 hingga kini, WWF-Indonesia Region Sahul Papua sedang melakukan pemetaan wilayah adat dalam kawasan Taman Nasional Lorentz. Tahun 2003- 2006, WWF telah melakukan pemetaan di Wilayah Taman Nasional Lorentz yang berada di Distrik (Kecamatan) Kurima Kabupaten Yahukimo, dan Tahun 2006-2007 ini pemetaan dilakukan di Distrik Sawaerma Kabupaten Asmat.Taman Nasional Larentz, provinsi Papua, Indonesia, ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia (Situs Alam) pada tahun 1999. Taman Nasional seluas 2,5 juta ha (25.000 km²) ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Terletak di titik pertemuan dua lempeng benua, Taman Nasional Lorentz menjadi daerah yang memiliki geologi kompleks dengan pembentukan gunung serta patung besar dengan glasiasi dan akresi pantai yang telah membentuk sebagian besar daerah dataran rendah. Proses-proses ini membuat kawasan ini memiliki tingkat endemisme dan keanekaragaman hayati tertinggi. Daerah ini juga mengandung situs fosil yang merekam evolusi kehidupan di Papua dan New Guinea.

taman-lorenz.png


6. Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera (Tropical Rainforest Heritage of Sumatra)
Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera adalah tempat pelestarian bagi Hutan Hujan Tropis di Sumatera dan habitat dari beberapa spesies yang hampir punah seperti, Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, dan Badak Sumatera yang merupakan spesies Badak terkecil dan memiliki dua cula. Luas dari Hutan Hujan Tropis Sumatera seluruhnya adalah 2,5 juta hektar yang terdiri dari 3 Taman Nasional di Sumatera, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Tempat ini juga tempat berbagai jenis tumbuhan endemik seperti, kantong semar, bunga terbesar di dunia Rafflesia Arnoldi, dan bunga tertinggi Amorphophallus. Selain memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, hutan hujan tropis Sumatera juga merupakan sumber mata pencarian bagi masyarakat yang tinggal di sana. Beberapa suku tinggal di hutan hujan tropis Sumatera, seperti suku Mentawai dan suku Anak Dalam. Pada tahun 2004 ini merupakan 2,5 juta hektar Hutan Hujan Tropis di Sumatera yang terdiri dari tiga taman nasional, yaitu: Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan. Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan merupakan habitat bagi sekitar 10.000 spesies tanaman, termasuk 17 marga endemik, lebih dari 200 spesies mamalia, dan jenis burung dari 580 ( 21 endemik). Beberapa tumbuhan endemik seperti rafflesia arnoldi dan amorphophallus titanium. Juga satwa-satwa lainnya seperti harimau sumatera dan gajah sumatera.

Hutan_hujan_Tropis_Sumatera.jpg


7. Situs Manusia Purba Sangiran (Sangiran Early Man Site)
Sangiran adalah sebuah situs arkeologi di Jawa, Indonesia. Area ini memiliki luas 48 km² dan terletak di Jawa Tengah, 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo dan terletak di kaki gunung Lawu. Secara administratif Sangiran terletak di kabupaten Sragen dan kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah. Pada tahun 1977 Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Pada tahun 1996 situs ini terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Tahun 1934 antropolog Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald memulai penelitian di area tersebut. Pada tahun-tahun berikutnya, hasil penggalian menemukan fosil dari nenek moyang manusia pertama, Pithecanthropus erectus(“Manusia Jawa”).

Ada sekitar 60 lebih fosil lainnya di antaranya fosil Meganthropus palaeojavanicus telah ditemukan di situs tersebut. Di Museum Sangiran, yang terletak di wilayah ini juga, dipaparkan sejarah manusia purba sejak sekitar 2 juta tahun yang lalu hingga 200.000 tahun yang lalu, yaitu dari kala Pliosen akhir hingga akhir Pleistosen tengah. Di museum ini terdapat 13.086 koleksi fosil manusia purba dan merupakan situs manusia purba berdiri tegak yang terlengkap di Asia. Selain itu juga dapat ditemukan fosil hewan bertulang belakang, fosil binatang air, batuan, fosil tumbuhan laut serta alat-alat batu.Pada awalnya penelitian Sangiran adalah sebuah kubah yang dinamakan Kubah Sangiran. Puncak kubah ini kemudian terbuka melalui proses erosi sehingga membentuk depresi. Pada depresi itulah dapat ditemukan lapisan tanah yang mengandung informasi tentang kehidupan di masa lampau.

Sangiran, kabupaten Sragen dan Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia, ditetapkan sebagai Warisan dunia (Situs Budaya) pada 1996. Dari kawasan seluas 48 km² tersebut sejak tahun 1934 telah ditemukan belasan ribu fosil yang salah satunya adalah Pithecanthropus erectus dan Meganthropus palaeojavanicus.

situs-sangiran.jpg


Sumber : https://id.wikipedia.org

Saturday, June 6, 2015

surga dunia raja ampat indonesia tempatnya

Alam Dan Budaya Indonesia Raja Ampat - Untuk berlibur di surga dunia tidak usah mencari jauh hingga luar negeri, buang duit saja, oarng luar negeri saja berlomba-lomba ke Indonesia, jangan terpancing dengan tontonan televisi tempat-tempat di luar itu belum seberapa adanya, di indonesia saja banyak sekali yang bikin kita merinding melihat termasuk di raja ampat ini.
menurut laporan The Nature Conservancy dan Conservation International, ada sekitar 75% spesies laut dunia tinggal di pulau yang menakjubkan ini, Raja Ampat merupakan sebuah objek wisata yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Indonesia, Disini memiliki banyak pulau yang berjumlah 610 dan yang berpenghuni hanya 35 pulau saja, pulau yang terkenal di Raja Ampat ada 4. yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta, Waigeo. Ibu kota kabupaten ini terletak di Pulau Waigeo yaitu Waisai. Wilayah pulau-pulau di Raja Ampat sangatlah luas, mencakup 4,6 juta hektar tanah dan laut. Di sinilah rumah bagi 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan, serta 700 jenis moluska. Kekayaan biota ini telah menjadikan Raja Ampat sebagai perpustakaan hidup dari koleksi terumbu karang dan biota laut paling beragam di dunia.

Raja-Ampat-Papua.jpg


Keindahan Raja Ampat atau di gelar pulau mutiara hitam itu memang sangat luar biasa, mulai dari keindahan pegunungan hijau yang sangat luas, lautnya yang begitu kaya dengan ribuan spesies biota laut serta keindahan di dalamnya yaitu terumbu karangnya yang sungguh sangat menakjubkan. Bahkan dengan memiliki keanekaragaman yang terdapat di dalam laut Raja Ampat, menjadikan tempat wisata Raja Ampat menjadi tempat yang paling indah di dunia terutama dari sektor kelautannya.

Dengan kekayaan hayati yang luar biasa di Raja Ampat, membuat seperempat jenis atau spesies satwa laut dunia, berlabuh di Raja Ampat ini. Sebanyak 1.320 spesies ikan dan juga 5 spesies penyu terlangka di dunia serta terumbu karangnya yang terlengkap di dunia sekitar 600 spesies, itu semua terdapat di Tempat Wisata Raja Ampat ini.
Paling sedikit terdapat 1500 spesies ikan, 537 spesies koral, dan 699 hewan tak bertulang belakang yang dapat Anda temukan di alam bawah laut Raja Ampat. Untuk diving, Anda akan ditemani oleh ahlinya dan menggunakan peralatan menyelam yang lengkap. Jika Anda pernah melakukan diving di pantai-pantai lain, maka Anda akan begitu takjub terhadap keindahan bawah laut Raja Ampat Papua. Terumbu karang yang hidup menjadi tempat sumber makanan ribuan spesies ikan dan satwa laut lainnya. Ekosistem yang sangat natural dan demikian mempesona inilah yang membuat Raja Ampat dijuluki sebagai Amazon Lautan Dunia.

Beberapa pulau di Raja Ampat yang paling sering dikunjungi adalah Pulau Wayag, Pulau Waiwo, Pulau Karang, Kepulauan Gam, dan Pulau Arborek. Jika Anda ingin melihat burung Cendrawasih yang menjadi satwa khas Papua, Anda dapat mengunjungi Kepulauan Gam. Terdapat 4 jenis burung cendrawasih yang hidup di Kepulauan Gam tersebut, yaitu cendrawasih merah, cendrawasih besar, cendrawasih kecil, dan cendrawasih belah rotan.
Jika Anda tertantang untuk mendaki karang, pergilah ke Pulau Karang. Di pulau ini Anda akan mendaki karang dengan tingkat kemiringan mencapai 90 derajat. Jika berhasil sampai di atas, Anda akan terpukau dengan keindahan panorama laut Raja Ampat. Di puncak karang tersebut, Anda dapat melihat keselurahan pulau hijau yang dikeliling birunya air laut.

Raja Ampat di Papua ini adalah surga wisata tersembunyi yang dimiliki oleh Indonesia. Raja Ampat mungkin dapat dinobatkan sebagai wisata alam bawah laut paling mempesona dunia yang dimiliki oleh Indonesia.

Sumber gambar :
http://i1.wp.com/images.rancahpost.co.id/2015/05/Wisata-Raja-Ampat.jpg
Artikel dari berbagai sumber

rumah satwa terbesar di muka bumi ada di indonesia taman nasional teluk cendrawasih

Taman Nasional Teluk Cendrawasih - Adalah sebuah pulau yang terletak indonesia dan menjadi surganya tumbuhan dan hewan darat maupun di bawah laut, Taman Nasional Teluk Cendrawasih diresmikan tahun 1993 dengan luas sekira 1.453.500 hektar membentang dari timur Semenanjung Kwatisore hingga Pulau Rumberpon. Kawasan Teluk Cendrawasih meliputi luas lautan sekira 89,8% dengan terumbu karangnya sekira 5,5%, daratan pulau-pulaunya sekira 3,8%, serta daratan dan pesisir pantainya hanya sekira 0,9%. Tempat-tempat indah yang menjadi favorit para turis di kawasan Teluk Cendrawasih ini adalah Pulau Yoop, Pulau Nusrowi, Pulau Mioswaar, Pulau Numfor, dan Pulau Rumberpon. pulau ini terletak di Papua.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih meliputi antara lain: terumbu karang sebanyak 200 jenis, ikan 209 jenis, moluska 196 jenis, reptil 5 jenis, mamalia air 3 jenis, burung (Aves) 37 jenis,dan fauna darat 183 jenis.Jenis ikan yang diketahui hingga saat ini sebanyak 209 jenis dari 65 Famili. Ikan-ikan tersebut dapat dikelompokkan secara garis besar menjadi: ikan muara, ikan hutan mangrove, ikan karang, dan ikan-ikan pelagis.
Jenis-jenis ikan karang yang banyak dijumpai di Taman Nasional Teluk Cendrawasih adalah butterfly fish, angelfish, damselfish, parrotfish, rabbitfish, anemonefish, surgeanfish, triggerfish, dan beberapa jenis lainnya.Di dalam kawasan TNTC juga banyak terdapat jenis-jenis ikan yang bernilai ekonomi, antara lain: kakap (Lutjanida), kerapu (Serranida), kuweh (Carangida), jenis-jenis tenggiri (Scromberomorus sp.), cakalang (Katsuwonus sp.), tongkol (Eythumnus sp.), dan ikan napoleon (Chellinus undulatus ruppell).

Taman-Nasional-Teluk-Cendrawasih.jpg


Molusca yang tercatat terdiri dari 196 jenis dari 3 klas dan 56 famili, dengan rincian: dari klas Gastropoda atau keong 153 jenis, bivalvia (moluska katup ganda atau kerang) 40 jenis, dan Cephalopoda 3 jenis. Diantara jenis-jenis molusca tersebut yang dilindungi antara lain: dari famili Tridacnidae, yaitu Kima Raksasa (Tridacna gigas), Kima Besar (Tridacna maxima), Kima Tapak Kuda (Hippopus hippopus), dan Kima Lubang (Tridacna coreacea); dari famili Cymatidae, yaitu Triton Trompet (Charonia tritonis); dari famili Cassidae, yaitu Kima Kepala Kambing (Cassis cornuta); dari famili Trochidae, yaitu Lola (Trochus niloticus); dan dari famili Trubinidae, yaitu Batu Laga (Turbo marmoratus)/>
Adapun jenis-jenis penyu yang sering dijumpai, antara lain: Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik Semu/Lekang (Lephidochelys olivaceae), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea).

Pada perairan Taman Nasional Teluk Cendrawasih juga sering dijumpai Duyung (Dugong Dugon), Lumba-lumba leher botol (Delphinus delphinus), ketam kelapa (Birgus latro), ikan kakatua besar (bumphead parrotfish; Bolbomethopon nuricatum), pari rajawali totol (Aetobatus narinari), pari manta (Manta birostris), hiu reef whitetip (Triaenodon obesus), hiu blacktip (Charcarinus melanopterus), paus biru (Balaenoptera musculus), dan buaya muara (Crocodylus porosus).

Dari sekitar 37 jenis burung yang terdapat di kawasan TNTC, 18 jenis diantaranya dilindungi. Jenis yang dilindungi antara lain: Elang Laut (Heliaectus leucogaster) dan Junai Mas (Chaloenas nicobarica). Adapun untuk fauna darat, dari 183 jenis yang sudah diketahui, 37 jenis diantaranya dilindungi.

Sumber :
www.travelesia.co/2012/12/taman-nasional-teluk-cendrawasih-rumah.html